Sufyan Atsauri berkata:"Sepuluh macam daripada kekejaman ialah:
1. Seorang yang berdoa untuk dirinya sendiri, dan tidak mendoakan untuk anak-anaknya dan kaum mukmin.
2. Seorang yang pandai membaca Al-Quran, tetapi tiap harinya tidak membaca seratus ayat.
3. Seorang yang masuk masjid lalu keluar dan tidak sembahyang dua rakaat.
4. Seorang yang berjalan melalui kuburan kemudian tidak memberi salam dan mendoakan ahli kubur.
5. Seorang yang sampai di suatu
6. Seorang yang di daerahnya didatangi oleh seorang alim, tiba-tiba tidak mahu belajar apa-apa daripadanya.
7. Dua orang yang bertemu di perjalanan dan masing-masing tidak menanyakan nama kawannya itu.
8. Seorang diundang pada jamuan tiba-tiba tidak datang.
9. Pemuda yang tidak ada kerja dan tidak mahu belajar ilmu dan kesopanan.
10. Seorang yang kenyang sedang dia tahu bahawa tetangganya lapar, tetapi tidak diberi dari makanannya itu.
Dari Abdullah bin 'Amr r.a., Rasulullah s.a.w.bersabda, "Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..."
Posted by .::Ummu Rifaie::. at 03:36 0 comments
Labels: Pedoman
3 Soalan Utama di Mahsyar...
1) Tentang UMURmu bagaimana kita menghabiskannya???
- sepanjang mana umur kita maka sepanjang tempoh itulah kita akan ditanya samada kita telah memanfaatkan umur kita atau kita banyak membazirkannya dengan perkara2 kurang manfaatnya.
- berapa banyak amal kebajikan kita, ibadat kita atau maksiat kita lakukan.
2) Tentang HARTAmu ke mana kita sumbangkannya???
- sebanyak mana harta yang kita kumpulkan maka sebanyak itulah nanti yang akan diperiksa dan dianalisis untuk mengetahui samada kita telah benar2 memanfaatkan harta kita pada jalanNYA atau kita hanya bazirkannya pada perkara2 kurang berfaedah.
- banyak mana sumbangan harta kita kepada perjuangan Islam atau hanya pembaziran semata2
3) Tentang ILMUmu sejauh mana kita amalkan dan sebarkannya???
- ilmu tanpa amal ibarat pohon tanpa buah
- jika kita hanya menyimpan ilmu tanpa ingin untuk luaskannya maka tunggulah balasan dariNYA kerana orang yang berilmu mempunyai pilihan samada nanti dia akan dimasukkan ke Neraka atau ke Syurga disebabkan oleh ilmunya.
Posted by .::Ummu Rifaie::. at 02:52 0 comments
Labels: Pedoman
Al-Qur'an al-Karim hanya menyebutkan sekilas tentang kisah Nabi Ishak. Kelahiran nabi ini membawa suatu kejadian yang luar biasa di mana para malaikat menyampaikan berita gembira tentang kelahirannya. Kelahirannya terjadi setelah beberapa tahun dari kelahirannya Nabi Ismail, saudaranya. Had Sarah sangat senang dengan kelahiran Ishak dan kelahiran putranya Yakub as. Tetapi kita tidak mengetahui bagaimana kehidupan Nabi Ishak dan bagaimana kaumnya bersikap padanya. Yang kita ketahui hanya, bahwa Allah SWT memujinya sebagai seorang nabi dari orang-orang yang saleh.
Adapun Yakub, ia adalah Nabi pertama yang berasal dari sulbinya. Beliau adalah Yakub bin Ishak bin Ibrahim. Namanya adalah Israil ia adalah seorang Nabi yang diutus bagi kaumnya. Allah SWT menyebutkan tiga bagian dari kisahnya. Berita gembira tentang kelahirannya disampaikan oleh para malaikat kepada kakeknya Ibrahim dan Sarah neneknya. Allah SWT juga menyebutkan wasiatnya saat ia meninggal. Dan Allah SWT akan menyebutkannya setelah itu—tanpa mengisyaratkan namanya—dalam kisah Nabi Yusuf. Melalui wasiatnya tersebut, kita dapat mengetahui tingkat ketakwaannya. Kita mengetahui bahwa kematian adalah suatu bencana yang akan menghancurkan manusia sehingga karenanya manusia menjadi lupa terhadap namanya dan ia hanya ingat terhadap penderitaan dan kesusahannya, tetapi Nabi Yakub tidak lupa saat ia menjemput kematian untuk berdoa kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman:
"Adakah hamu hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: 'Apa yang kamu sembah sepeninggalku?' Mereka menjawab: 'Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek mayangmu, Ibrahim, Ismail, dan Ishah, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk kepada-Nya. " (QS. al-Baqarah: 133)
Peristiwa ini yang terjadi antara Nabi Yakub dan anak-anaknya di saat menjelang kematian adalah peristiwa yang sangat besar. Kita di hadapan seseorang yang menghadapi sakaratul maut. Apakah masalah yang menyibukkan pikirannya di saat sakaratul maut? Apakah pikiran-pikiran yang selalu mengganggunya saat sakaratul maut? Apakah perkara penting yang harus disampaikannya sehingga hatinya menjadi tenang sebelum kematiannya? Apakah warisan yang ingin ditinggalkannya kepada anak-anaknya dan cucu-cucunya? Apakah sesuatu yang ingin disampaikannya sebelum kematiannya yang dapat menjamin keselamatan manusia? Anda akan menemukan jawaban dari semua pertanyaan itu saat beliau bertanya: "Apa yang kalian sembah sepeninggalku?" Pertanyaan itulah yang sangat merisaukan beliau saat menghadapi sakaratul maut. Yaitu masalah keimanan kepada Allah SWT. la adalah masalah satu-satunya dan ia merupakan warisan hakiki. Anak-anak Israil menjawab: "Kami menyembah Tuhanmu dan Tuhan ayah-ayahmu Ibrahim, Ismail, dan Ishak. Yaitu Tuhan yang Maha Esa dan kami akan berserah diri pada-Nya."
Telah terdapat dalil yang kuat yang menunjukkan bahwa mereka diutus untuk menyebarkan Islam. Jika mereka (anak-anak Israil) keluar dari Islam, maka mereka berarti keluar dari rahmat Allah SWT dan jika mereka tetap mempertahankannya, maka mereka akan mendapatkan rahmat. Yakub meninggal dan ia bertanya kepada anak-anaknya tentang Islam, di mana ia merasa tenang atas akidah mereka. Sebelum kematiannya, ia mendapatkan ujian berat berkenaan dengan anaknya Yusuf. Yusuf adalah seorang Nabi seperti Yakub di mana Allah SWT mengutusnya pada penduduk Mesir.
Dipetik dari : http://quran.al-shia.com
Posted by .::Ummu Rifaie::. at 21:00 0 comments
Labels: Kisah-Kisah Nabi
- Kecantikan seorang wanita ialah terletak sejauh mana ia dapat menahan (menjaga) malunya, sementara kegagahan seorang lelaki ialah terletak sejauh mana ia dapat menahan (menjaga) marahnya.
- Jangan menyalahkan perasaan isteri anda kerana perasaannya yang terbaik ialah ketika ia menerima anda sebagai seorang suami.
- Yang diinginkan seorang gadis dari dunia ini hanyalah seorang suami, dan apabila ia sudah memperolehinya, ia menginginkan segala-galanya.
- Kecantikan wanita tidak bererti apa-apa dibandingkan dengan kemuliaan akhlak dan perilakunya.
- Wanita adalah bintang dan pelita bagi lelaki. Tanpa pelita, lelaki bermalam dalam kegelapan.
- Pudarlah kebahagiaan seorang wanita jika ia tidak mampu menjadikan suaminya teman yang termulia.
- Tidak mungkin seorang lelaki hidup bahagia tanpa didampingi oleh seorang isteri yang mulia.
- Seorang wanita yang bijaksana menambahkan gula pada kalimatnya setiap kali berbicara dengan suaminya, dan mengurangi garam pada ucapan suaminya.
- Sesungguhnya tidak ada wanita yang sangat cantik, yang ada ialah kaum lelaki yang sangat lemah bila berhadapan dengan kecantikan.
- Wanita tidak diciptakan untuk dikagumi semua lelaki tetapi sebagai sumber kebahagiaan seorang suami.
- Seorang Isteri yang bersikap jujur dan setia kepada suaminya, meringankan setengah beban kehidupan suaminya.
Posted by .::Ummu Rifaie::. at 05:24 0 comments
Labels: Wanita Solehah
Madah untuk wanita solehah
Madah Untuk Wanita Solehah
Keperibadian Wanita Remaja
Nilai Kecantikan Wanita
nafsu mengatakan
perempuan cantik
atas dasar rupanya.
Akal mengatakan
perempuan cantik
atas dasar ilmu dan kepandaiannya.
Dan hati mengatakan
perempuan cantik
atas dasar akhlaknya.
Kaum wanita
usah bangga
dengan kecantikan,
kerana ia hanya dicintai
oleh nafsu tidak oleh akal dan hati.
Orang yang bijaksana itu
tidak jatuh hati
pada perempuan
kerana kecantikannya,
Tapi kerana perjuangannya di jalan Allah.
Kesimpulannya, perempuan yang cantik ialah yang cantik rupa parasnya ( bermanis muka ), cerdik akalnya, baik akhlaknya dan sungguh-sungguh berjuang."
Posted by .::Ummu Rifaie::. at 04:23 0 comments
Labels: Wanita Solehah
